PLUVIOPHILE
Welcome to Selma's blog.

Indonesian.

100% hooman.


- Selma Garuda.


# Opus
May 15, 2017 / permalink
15 May 2017. After school. Out of the blue, my Dad told me to buy a cat. Suddenly.

Yash.

Kucing.

And my Dad says, "It just whatever u like".

With frills, "Yang penting bagus".

Guys, semua orang juga tahu kan kalau kata 'Bagus' itu teramat sangat relatif. Selera.

Mungkin, something that i like is thing that my father doesn't like. Begitu juga sebaliknya. So? What. should. i. do?!

Then, aku pergi ke pet shop dan disana ada banyak sekali kucing. Bagus-bagus. So, aku gaperlu khawatir. My Dad surely like it. Terutama yang ini :


Karena gede.
Yup. On this case, i always like 'yang gede gede'. ;)

But,

Then, mbak mbak pet shopnya bilang "Ini semua titipan orang ya Mbak"

"...."

Mbak, you just like a PHP. Kayak udah diajak melayang tinggi tinggi, namun secara tiba-tiba dihempaskan ke bumi layaknya lagu Baby Doll by Utopia. *Untung udah terbiasa mbak.

"Yang sisa tinggal ini doang" sambil nunjuk tiga kandang kucing dipojokan yang hawa hawanya kaya ngga terawat. Speechless.

God. Help.

Ada 3 kandang di pojokan. Kandang paling kanan diisi oleh 3 kucing putih. Kandang yang ditengah diisi oleh 2 kucing hitam. Dan kandang yang disebelahnya lagi diisi oleh kucing berwarna coklat beserta anak-anaknya yang tepat berada di kandang sebelah si Kucing Favorit-yang-ternyata-adalah-titipan-orang.


Lupa ga ngefoto yang sebelah kanannya lagi :(

Dan setelah menimbang-nimbang antara jadi beli dan gajadi beli, akhirnya, aku memutuskan untuk mengambil salah satu Si Hitam dari kandang tengah karena aku suka warna hitam dan ngga bakal keliatan kotor.

But,

Setelah Mbaknya mengajak Si Hitam buat keluar, dia malah nyakar-nyakar gitu ke Mbaknya. Im shocked kan jadinya.

"Loh Mbak, kok nyakar-nyakar?"

"Iya Mbak, yang ini emang galak"

"Hah?! Yaudah deh gajadi mbak, pilih aja salah satu dari mereka yang jinak"

Then, it's my final decision.
Buat apa punya kucing sesuai selera, tapi dianya malah ngga ada selera sama kita, yegak?

"Cuma ini doang kok Mbak yang galak, yang lainnya engga"
Dengan tambahan, "Jangan saya yang milih dong Mbak, saya jadi ikutan bingung"

"Yaudah.."

"Yaudah gimana Mbak?"

"Yaudah ambil yang paling gede aja" And it's my really final decision. "Yang sebelah kanan sendiri, kayanya itu paling gede"

Mbaknya akhirnya ngeluarin Si Putih Paling Gede. And he's so cutee!. Melambai-lambai nyiur di pantai! Dan yang terpenting, dia zuper-jinak!.

Yaudah! Itu aja! Yah, walaupun warna putihnya jadi bikin keliatan kotor sih, but.. daripada tidak?

So, aku memutuskan untuk "Kucingnya dimandiin sekalian ya Mbak" karena keliatan kotor. Nih liat aja sendiri.



Aku menunggu sekiranya 1 jam sampai Si Kucing selesai dimandikan. Dan setelahnya, membayar Si Kucing sambil susah payah nego. Hasilnya? Harganya diturunkan 30% dai harga aslinya. Nguehehehe.

Sampai rumah, My Dad says "Great"
"Warnanya kotor"
"Tapi ngga masalah"

Kami sekeluarga memberi nama 'Opus' karena dia bakalan dateng kalau dipanggil 'Pus?'

Meet Opus everyone  <3 3="" td="">

Dan ini adalah Opus setelah beberapa bulan. Sudah tambah gemuk dan bulunya memanjang.


Heylo there !

Baca juga : Facts About Opus

Labels:


0 comment(s) on current post.




# 16
May 09, 2017 / permalink





Selamat datang 16!

To be honest, i don’t know why i am so excited. Oh my Godddd, i am chillinnnn

Halo 16. Hope u makes me wiser.

Terimakasih atas segalanya;

Kepada yang terus mendoakan sesuatu yang baik, yang memperjuangkan tenaga dan fikirannya, yang selalu sabar atas segala tingkah laku Selma, yang selalu maklum, yang selalu mengerti,

yang dulu pernah membuat bibir ini tersenyum walau hanya sedikit, yang dulu pernah membuat mata ini berair walau sampai menangis, yang pernah membuat hati bergejolak walau kemudian dirobek, yang pernah berjanji lalu ditepati (pun yang tidak), yang pernah meninggalkan luka,

yang datangnya tak direncanakan, yang suka membuat tawa walau tidak disengaja, yang paling menyusahkan, yang suka menghantui saat mata sedang terlelap, yang selalu mengganggu fikiran

namun terasa menyenangkan,

Adalah kalian,

Sosok-sosok luar biasa yang pernah Selma temui. Selma sangat bersyukur bisa diberi kesempatan untuk bertemu dengan kalian semua.

Terimakasih karena kalian telah meluangkan waktunya untuk mengingat, melihat, bercakap, bahkan bersahabat.

Terimakasih telah membuat hari-hari Selma menjadi lebih berwarna.

Terimakasih telah menjadikan Selma sebagai Selma yang saat ini kalian kenali.

Segala pencapaian Selma untuk segala hal yang baik baik adalah hadiah dari kalian semua.

I'm really trying so hard to turn into a better Selma.

Terimakasih.
  
Dear God.
I never regret about an encounter. I'm even so grateful for every meeting I've done. Thankyou very muchhh God, for your gift of the opportunity for me to meet them all. They are very wonderful people. Beautiful people. Convey this happy feeling for them. Make them happy as I am so happy to meet them. Please take care of them. Make them always being happy in the world and the hereafter. Thanks guys for make my life so colorful. Thank you very much, God. I love you.

And last but not the least,
Special thanks for :
Teruntuk ucapan jalur pribadi di dini hari 00:00, 03:00, 05:00, dan yang menyusul dalam group chat. Atau bahkan untuk ucapan 4 hari sebelum d-day wkwkwk.
Teruntuk foto aibnyaa.
Teruntuk yang ngotot keukeuh ngga mau ngucapin. Walau akhirnya ngucapin juga.
Teruntuk beberapa teman yang menyanyikan happy birthday keras keras di depan kelas.
Teruntuk Mama Bapak yang awalnya Selma kira lupa tapi akhirnya ngucapin jugaa.
Teruntuk Ais, Icha, Oca yang repot-repot bawa kue eigo, balon 16, dan juga hiasan happy birthday ke kosan.


Teruntuk Ibu kos yang telah mendoakan.
Teruntuk 2 orang teman + 3 sahabat yang meramaikan malam di warung es depan gang kosan.
Teruntuk Mama Bapak yang malem malem nyamperin dan ngajakin makan.


Teruntuk Allah, yang membuat hari ini menjadi one of the best unforgettable day on 2017.

Terimakasih 9 Mei 2017.

Terimakasih.

Labels:


0 comment(s) on current post.